Dilansir dari Nikkei Asian Review, keduanya telah menandatangani nota kesepahaman. Dalam memorandum tersebut, mereka mencari cara untuk menjual tiket kereta api dalam platform GoPay.
Kedua perusahaan akan mencari cara untuk memanfaatkan sejumlah besar data yang telah dikumpulkan Gojek, untuk memutuskan toko makanan jenis apa yang akan dipasang di stasiun dan sekitarnya.
Lihat juga:Gojek Resmi Mengaspal di Jalanan Vietnam |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Direktur MRT Jakarta William Sabandar mengungkap menilai langkah tersebut akan menghasilkan transportasi yang lebih efisien, baik untuk kedua perusahaan maupun konsumen.
Proyek MRT didukung oleh pemerintah Jepang, dan diatur untuk mulai beroperasi pada Maret 2019. (age)