Kijang merupakan cerita sukses Toyota di Indonesia yang idenya diciptakan Seisi Kato, Executive Vice President Toyota Motor Sales pada 1971. Awalnya Kijang dikembangkan dari bantuan pemerintah yang mendorong pergerakan industri nasional lewat pengembangan alat angkut serba guna pada 1970-an.
Sejak meluncur pada Juni 1977, Kijang terus menorehkan penjualan bagus. Pada 2000, Kijang bisa terjual sampai 71.000 unit. Dihitung sejak peluncuran pertama sampai akhir Juni 2018 dengan generasi keenam, Kijang sudah diproduksi di Indonesia sebanyak 2 juta unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Toyota Indonesia meminta kepada prinsipal dibuatkan model baru yang punya karakteristik kemampuan penting Kijang, namun target harga jualnya hanya 70 persen dari Kijang. Maka dibuatlah acuan awal untuk harga model baru itu, yang kemudian lahir sebagai Avanza.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sama seperti Kijang, Avanza punya penggerak roda belakang, ground clearance tinggi menyesuaikan kontur jalan di Indonesia, mesin andal, dan jok tiga baris. Poin itu penting untuk memenuhi kebutuhan pemakaian di jalan-jalan di Indonesia yang tidak mulus serta permintaan mengangkut banyak orang atau barang.
Sampai saat ini Avanza tetap mempertahankan karakteristik seperti itu namun Toyota mengemasnya mengikuti perkembangan zaman. Kendati pesaing mulai bermunculan, masih butuh waktu lama buat melewati jejak sukses Avanza. Sejak peluncuran pertama hingga Juni 2018, Avanza telah terjual sebanyak 1.678.158 unit, dan masih mobil terlaris di Indonesia. (fea/mik)