"(Pada) aplikasi Grab versi terbaru, perangkat mitra pengemudi yang memiliki aplikasi 'fake GPS' atau lebih dikenal dengan sebutan Tuyul [...] akan diblokir dari platform Grab," jelas Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia, seperti tertulis dalam siaran pers, Rabu (1/8).
Dengan adanya fitur Anti Tuyul ini, aplikasi Grab pengemudi tak akan bisa digunakan begitu terdeteksi menggunakan Fake GPS. Meski demikian, pengemudi mesti memperbarui aplikasi Grab mereka terlebih dulu agar fitur ini bisa digunakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aplikasi GPS palsu ini biasanya digunakan mitra pengemudi untuk mengelabui aplikasi Grab dengan memalsukan lokasi asli mereka.
"Pengunaan aplikasi sejenis fake GPS ini tidak hanya merugikan para pelanggan karena harus menunggu lebih lama karena posisi pengemudi lebih jauh dari apa yang tertera di GPS," jelas Ridzki.
"Tapi juga merugikan mitra pengemudi yang bekerja keras secara jujur tanpa melakukan tindak kecurangan," tandasnya. (eks)