Bahkan di Argentina, Momo Challenge diduga kuat telah merengut nyawa seorang anak perempuan berusia 12 tahun. Dilansir dari Foxnews, polisi di Argentina sedang melakukan investigasi keterkaitan Momo Challenge dengan kasus bunuh diri yang dilakukan oleh anak perempuan berusia 12 tahun.
Anak perempuan ini merekam seluruh aktivitasnya sampai akhirnya ia menggantungkan dirinya di pohon yang terletak di rumah belakang rumahnya. Pihak otoritas menduga ada pihak yang mendorong anak perempuan ini untuk melakukan bunuh diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Momo mengingatkan kita pada "Blue Whale Challenge" yang diyakini merupakan grup media sosial yang mendorong orang untuk melakukan bunuh diri.
Tugas yang paling buruk adalah pada hari ke 50, penantang akan ditugaskan untuk bunuh diri sebagai tanda telah menyelesaikan tantangan. "Blue Whale Challenge" telah memakan korban 130 orang di Rusia.
Lihat juga:Bahaya di Balik Viralnya Keke Challenge |
Momo
Dilansir dari ABC7, pengguna Whatsapp akan dibombardir dengan gambar-gambar dan pesan mengerikan yang mendorong ke arah kekerasan dan bunuh diri ketika menambahkan Momo ke dalam kontaknya apabila menolak tantangan ini.
Momo Challenge awalnya tersebar di Facebook, kemudian tantangan ini meminta penantang untuk menambahkan kontak yang bernama "Momo" lewat Whatsapp untuk dapat berkomunikasi dengan Momo.
Foto profil Momo di Whatsapp memperlihatkan bentuk wanita dengan rambut panjang nan kusut. Lebar mulutnya terlihat seram karena melebih lebar mulut manusia pada umumnya.
Ternyata foto profil Momo adalah patung karya seniman Jepang, bernama Midori Hayashi yang tidak ada hubungannya dengan tantangan ini.
Momo Challenge tidak seperti Kiki Challenge yang meminta orang untuk berjoget bersama mobil yang sedang berjalan. Momo Challenge lebih berbahaya daripada Kiki Challenge karena tantangan ini meminta orang untuk melakukan hal-hal yang berbau kekerasan.
Masalah depresi jangan dianggap enteng. Jika Anda pernah memikirkan atau merasakan tendensi bunuh diri, mengalami krisis emosional, atau mengenal orang-orang dalam kondisi itu, Anda disarankan menghubungi pihak yang bisa membantu, misalnya saja Komunitas Save Yourselves https://www.instagram.com/saveyourselves.id, Yayasan Sehat Mental Indonesia melalui akun Line @konseling.online, atau Tim Pijar Psikologi https://pijarpsikologi.org/konsulgratis (eks)