Menurut Direktur Pemasaran AHM Thomas Wijaya, pesanan untuk skutik 250cc Forza mencapai 300-an unit. Sedangkan buat bebek nostalgia C125, pesanannya hingga 150-an unit.
Forza dan C125 merupakan produk impor dari Thailand. Thomas mengatakan tidak ada pembatasan kuota buat kedua model itu, sehingga Honda di Thailand dikatakan bakal terus menyesuaikan produksinya dengan permintaan Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Forza diketahui hadir untuk menyemarakan persaingan skutik bongsor dengan kubikasi mesin 250cc yang sudah diisi Yamaha Xmax. Forza coba mengambil tempat baru dengan harga Rp 70 juta, sedangkan Xmax dilego Rp 57,8 juta.
Lihat juga:Komparasi Skutik Forza dan Xmax |
Honda C125 dilego Rp55 juta. (Dok. Astra Honda Motor) |
Sementara C125, Honda nampaknya mencoba peruntungan baru dengan menyasar pasar berbeda dari model underbone pada umumnya. Motor bergaya klasik tersebut diakui oleh AHM untuk menggaet kaum-kaum tertentu yang menggilai kendaraan antik sekaligus ingin bernostaligia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Forza bakal sampai di tangan konsumen pada Oktober 2018. Sedangkan C125 pengirimannya akan dimulai paling cepat pada September 2018. (fea)
Honda C125 dilego Rp55 juta. (Dok. Astra Honda Motor)