"Dengan Gojek, Tokopedia, dan Traveloka baik kerja sama strategis maupun investasi, walaupun kami tidak bisa disclose angkanya tapi kami sangat selektif memilih partner di pasarpolis," jelas Cleosent Randing, Founder dan CEO PasarPolis saat konferensi pers, di Jakarta, Jumat (10/8).
Meski demikian, ia menolak untuk menjelaskan lebih jauh terkait investasi tersebut. Sebelumnya, isu investasi ini sempat diberitakan pada awal tahun ini. Deal Street Asia menulis setidaknya ketiga perusahaan raksasa itu menuangkan US$5-8 juta (Rp72,4-115,8 miliar) kepada PasarPolis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perusahaan tersebut dapat dibilang adalah yang terbesar dan terbaik di bidangnya masing-masing. Jadi sesuai dengan tujuan PasarPolis, kerja sama ini bisa menghadirkan layanan asuransi untuk banyak orang," lanjutnya.
Cleosent mencontohkan bahwa saat ini layanan asuransinya telah digunakan oleh 300 ribu pengemudi Gojek. Sementara kerjasama dengan Traveloka adalah untuk menyediakan layanan asuransi perjalanan. Sementara kerjasama dengan Tokopedia adalah dengan memberikan layanan asuransi bagi penjual dan pembeli di platform tersebut.
Model bisnis PasarPolis ini menyerupai layanan sejenis di China, ZhongAn. Perusahaan tersebut menjadi perusahaan asuransi online pertama di China.
ZhongAn menjual berbagai layanan asuransi dan penanganan klaim. Perusahaan itu mendapat investasi dari Financial, Tencent and Ping An.
(eks)