Parker dikirim oleh NASA sebagai misi perdana menembus atmosfer matahari yang bernama korona. Dengan bantuan roket Delta IV Heavy milik perusahaan United Launch Alliance, Parker akan menjadi wahana antariksa buatan manusia yang paling dekat dengan matahari.
Mencapai jarak yang dekat dengan matahari bukan perkara mudah. NASA mengungkapkan, hal ini karena bumi bergerak dengan sangat cepat--sekitar 107,8 ribu km/jam. Untuk sampai ke matahari, Parker harus bergerak ke arah yang berlawanan dengan pergerakan bumi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:NASA Akhirnya Kirim Kembali Misi ke ISS |
Sesampainya di korona yang memiliki suhu lebih dari 1,7 juta derajat celsius, Parker akan mempelajari partikel-partikel di lapisan tersebut untuk memecahkan sejumlah misteri tentang korona.
Peluncuran Parker pada roket Delta IV Heavy sempat mengalami penundaan. Tadinya, peluncuran dijadwalkan sehari sebelumnya pada hari Sabtu (11/8). Namun, dikutip dari CNet, ketika roket sudah siap diluncurkan dari launchpad, penghitungan mundur sempat tehenti hingga dua kali karena terdapat kesalahan teknis.
[Gambas:Video CNN] (evn)