"Ditinjau dari lokasi dan kedalaman hiposenternya tampak bahwa gempa bumi yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar [patahan] Garsela," kata Kepala Balai Besar Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah II Joko Siswanto dalam keterangan yang diterima CNNIndonesia.com.
Pusat gempa bumi terletak pada koordinat 7,24 LS - 107,67 BT, tepatnya di darat pada jarak 21 kilometer arah barat laut Garut, pada kedalaman 10 kilometer.
Lihat juga:Gempa 3,6 SR di Garut, Episentrum di Darat |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga berita ini diturunkan, hasil monitoring BMKG juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.
"Khusus masyarakat yang berada dekat dengan pusat gempa dan merasakan guncangan gempa, diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ujar Joko. (hyg/stu)