Keluhan sulitnya sinyal XL sempat juga dikeluhkan seorang relawan yang tengah berada di Lombok dalam cuitannya.
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Teknologi XL Axiata Yessie D Yosetya mengungkapkan saat kejadian, 900 network element XL terganggu. Namun, pihaknya sudah melakukan mitigasi.
Lihat juga:Gempa Susulan Kembali Guncang Lombok |
Yessie menjelaskan beberapa kendala yang menghalangi proses pemulihan adalah listrik yang masih padam di beberapa lokasi.
"Dan beberapa wilayah karena belum boleh masuk (dijangkau)," tambah Yessie.
Hal serupa diungkap General Manager External Corporate Communication Telkomsel Denny Abidin. Menurutnya, pemadaman listrik yang terjadi pasca gempa Lombok menurut membuat BTS sempat tidak dapat beroperasi karena memerlukan pasokan listrik.
"Sejauh ini ada dua Combat di posko Tanjung & posko Madayin Kabupaten Lombok Utara. Jalur komunikasi jadi sangat strategis. Komunikasi digunakan semua koordinasi semua bantuan apa yang paling dibutuhkan lebih efektif dan tepat sasaran," ujar Denny di kantor Telkomsel, Jakarta Selatan, Senin (20/8).
Sementara Ciba Gangga, PR Section Head Smartfren menyebut bahwa layanan mereka telah kembali normal pasca padamnya listrik di Lombok kemarin.
Sementara Indosat dan Tri hingga saat ini belum memberi keterangan mengenai gangguan layanan kembali terjadi di Lombok.
Kementerian Komunikasi dan Informatika lewat Badan Aksesibilitas Teknologi Informasi (BAKTI) kembali mengirimkan 34 telepon satelit tambahan ke Lombok. Sehingga saat ini total terdapat 50 unit telepon satelit untuk membantu komunikasi di wilayah itu. (eks)