Jadi, pengguna tak bisa masuk ke akunnya di suatu situs meski sudah memasukkan nama pengguna dan password yang benar. Pengguna hanya bisa masuk dengan nama pengguna dan password-nya jika Titan ditancapkan ke perangkat. Kunci ini berperan sebagai verifikasi keamanan lapis kedua dari otentifikasi dua faktor.
Kunci keamanan ini bisa terhubung ke perangkat lewat berbagai cara, baik lewat USB, bluetooth, dan koneksi lainnya. Kunci ini bisa digunakan untuk berbagai layanan seperti Facebook, Dropbox, dan Github.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Tip Kenali Email 'Phising' Tipu-tipu |
Selain itu, proses produksi Titan membuat kunci ini lebih tahan dari serangan yang mungkin disusupi oleh pemasok.
Jadi pengguna tak akan bisa login ke akunnya meski sudah memasukkan kata kunci dan nama pengguna yang benar kalau perangkat ini tidak tertancap di komputer atau smartphone.
Lihat juga:Tips Amankan Kartu Kredit dari Aksi Peretas |
Bulan lalu, Google mengumumkan bahwa mereka akan segera menjual kunci keamanan Titan. Google sekarang menjual kunci keamanan ini lewat Google Store seharga US$50 (Rp742 ribu).
Kunci Titan ini awalnya hanya akan digunakan untuk internal Google. Namun, Google lantas hendak menjualnya untuk pelanggan Google Cloud bulan lalu. Tapi, saat ini Google malah akan menjual kunci keamanan ini untuk publik, demikian dilaporkan UberGizmo. (eks)