Digital Marketing Senior Lead Igor Irendi memandang edukasi masyarakat ini merupakan tantangan bagi para pelaku e-Commerce di Indonesia. Edukasi,menurut Igor, akan meningkatkan jumlah transaksi e-Commerce dan pertumbuhan literasi digital.
"Yang menjadi tantangan Tokped adalah edukasi konsumen agar masyarakat terbiasa belanja online. Masyarakat masih ada yang belum terbiasa belanja online," ujar Igor di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Senin (3/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan yang sama Country Brand Manager Shopee Indonesia Rezky Yanuar mengatakan edukasi ini dilakukan dengan berbagai inovasi yang ditawarkan oleh para e-Commerce. Inovasi ini dilakukan agar masyarakat semakin mengenal belanja online.
Selain edukasi, Chief Marketing Officer, Lazada Indonesia Achmad Alkatiri juga mengingatkan soal pemerataan untuk mendorong masyarakat digital. Pemerataan dalam hal ini adalah meratanya akses masyarakat terhadap produk yang hendak ia beli.
Pemerataan ini berhubungan dengan harga ongkos kirim yang mahal untuk masyarakat di daerah daerah pinggiran. Kecepatan kedatangan barang juga menjadi masalah dalam pemerataan akses ini.
"Masalah Indonesia utama adalah tidak merata. Kami punya lima gudang di Indonesia untuk pengiriman yang lebih mudah dan cepat. Jadi tidak perlu lagi kirim dari Jakarta, tinggal kirim dari Makassar untuk yang di Ambon . Jadi waktu kirim kurang dan ongkir juga lebih murah, " kata Achmad. (age)