Rupiah Anjlok Hantui Peluncuran Ban Yokohama

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Kamis, 06/09/2018 08:08 WIB
Rupiah Anjlok Hantui Peluncuran Ban Yokohama Ban Yokohama Advan dB V552 mulai dijual di Indonesia pada Rabu (5/9). (CNN Indonesia/Rayhand Purnama)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ban mobil Yokohama Advan dB V552 resmi diluncurkan oleh PT YHI Indonesia selaku distributor ban merek Yokohama pada Rabu (5/9). Peluncuran ban asal Jepang di Indonesia dihantui pelemahan nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.930 per dolar Amerika Serikat.

Deputy General Manager YHI Indonesia Eka Satria mengatakan imbas dari lemahnya rupiah, pihaknya bakal melakukan evaluasi agar penjualan produk Yokohama tidak ikut melempem.

Sebab, ia pun mengakui efek rupiah melemah dalam waktu beberapa bulan terakhir membuat penjualan Yokohama di dalam negeri menjadi lesu. Namun Eka enggan menyebutkan terkait berapa penurunan penjualan ban Yokohama.


"Pengaruhnya memang besar dan itu sudah otomatis, karena kami masih impor," kata Eka di Jakarta.

Kendati demikian, Eka meyakini bahwa dengan menyasar pasar ban premium, pihaknya masih bisa bertahan meski menjual produk impor di tengah melemahnya rupiah saat ini.

Dikatakan Eka rupiah yang bergejolak menyebabkan harga produknya ikut terkerek naik lantaran ban Yokohama Impor dari Jepang.

"Biasanya kurang lebih senilai dengan rupiah sendiri, ngikutin kurs dolar," ungkap dia.

Yokohama Advan dB V552 tersedia ukuran 14-20 inci dengan harga Rp1 juta sampai Rp3 juta per satu ban.

"Kami milih segmen 19 inci dan 20 inci di mana lokal manufaktur belum memproduksi ukuran itu. Kami masukan untuk premium car di mana kebutuhan atau market masih ada," ucap dia.

Klaim perusahaan, ban Advan dB V552 dengan compound baru dapat mereduksi kebisingan hingga 30 persen di samping mampu memperpendek jarak pengereman di jalan basah menjadikan enam persen lebih pendek dan mengurangi gesekan sampai lima persen dibanding dB V551. (mik)