Model MINI pertama yang diproduksi di Indonesia adalah Countryman. Salah satu bahan pertimbangan model 5-pintu ini menjadi yang pertama karena menggunakan platform sama dengan BMW X1 yang sudah diproduksi lokal.
Seremoni di lokasi pabrik pada Kamis (6/9), menandai 48 unit Countryman yang masuk batch pertama produksi telah selesai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ramesh Divyanathan, Presiden Direktur BMW Group Indonesia menjelaskan ingin terus meningkatkan produksi lokal. Sebelum Mini Countryman, BMW Group Indonesia sudah melokalisasi BMW Seri 3, Seri 5, Seri 7, X1, X3, dan X5.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
MINI Cooper Countryman rakitan dalam negeri. (Dok. CNN Indonesia/Febri Ardani) |
"Menurut saya ini sebuah terobosan. Produk global bisa disesuaikan produksinya di indonesia. Kemenperin menyambut baik dan memberikan apresiasi dalam peningkatan investasi ini," ujar Harjanto, Direktur Jendral Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin yang hadir saat seremoni.
Turun Harga Puluhan Juta Rupiah
Setelah dirakit lokal di dalam negeri, banderol Countryman menjadi lebih murah. Jodie O'tania, Head of Corporate Communication BMW Group Indonesia menjelaskan Countryman rakitan lokal lebih murah sekitar 10 persen dari versi impor utuh Belanda.
Versi lokal Cooper Countryman yang menggunakan mesin 3-silinder 1.500 cc turbo dijual Rp599 juta off-the-road. Sedangkan Cooper S Countryman S bermesin 4-silinder 2.000 cc dilego Rp769 juta off-the-road. (mik)
MINI Cooper Countryman rakitan dalam negeri. (Dok. CNN Indonesia/Febri Ardani)