El Nino merupakan gejala penyimpangan kondisi laut. Fenomena ditandai dengan meningkatnya suhu permukaan laut di Samudera Pasifik sekitar ekuator khususnya di bagian tengah dan timur. Efeknya, El Nino dapat memicu kekeringan di beberapa wilayah sekaligus hujan deras di wilayah lain.
Prediksi ini muncul sebab WMO melihat peningkatan temperatur permukaan Asia-Pasifik, Eropa, Amerika Utara, Afrika dan sepanjang garis pantai Amerika Selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, El Nino membawa dampak termasuk di Indonesia. Jika terjadi fenomena El Nino, Indonesia bisa mengalami musim kemarau karena pengurangan curah hujan yang signifikan. Selain Indonesia, curah hujan juga bakal menurun di wilayah Amerika Tengah dan Amerika Selatan.
Di sisi lain, potensi hujan terjadi di sepanjang Pasifik Ekuatorial Tengah atau Samudera Pasifik serta Argentina.
Lihat juga:Mengenal El Nino, Si Bayi yang 'Menakutkan' |