Artikel Sponsor

Pameran Ketenagalistrikan Jadi Ajang Jaga Listrik Nasional

Advertorial, CNN Indonesia | Selasa, 25/09/2018 00:00 WIB
Pameran Ketenagalistrikan Jadi Ajang Jaga Listrik Nasional Darmin Nasution dalam pembukaan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-73 POWER-GEN Asia 2018 (Foto: dok. MKI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Upaya untuk memastikan keberlanjutan (sustainability) sektor ketenagalistrikan di Indonesia maupun Asia Tenggara terus dilakukan. Hal ini dilakukan karena sektor ketenagalistrikan merupakan salah satu penggerak perekonomian dan pembangunan.

"Keberlanjutan sektor ketenagalistrikan adalah salah satu penggerak utama perekonomian dan pembangunan nasional Indonesia," ujar Ketua Umum Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Supangkat Iwan Santoso dalam keterangan tertulis, Rabu (19/09/2018).

Iwan mengatakan, untuk memastikan keberlanjutan pasokan listrik nasional, dipelukan juga peran ganda dari pihak swasta dan pemerintah.


"Peran pihak swasta dan pemerintah sangatlah penting dalam memastikan keberlanjutan pasokan listrik di seluruh Indonesia. Kecukupan pasokan listrik akan memastikan industri tumbuh dengan baik di daerah perkotaan dan daerah terpencil (akses komunikasi, penerangan dan transportasi) agar bisa meningkatkan pendapatan negara," lanjut dia.

Iwan melanjutkan pemenuhan kebutuhan listrik sangat tergantung pada ketersediaan energi yang dibutuhkan agar sinergi pemanfaatan energi fosil (batu bara, gas bumi dan minyak bumi) dan energi terbaru bisa menjamin keberlanjutan pertumbuhan sektor ketenagalistrikan di Tanah Air.

Oleh karena itu, untuk memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-73, MKI bersama PennWell sebagai perusahaan penyelenggara pameran internasional mengadakan konferensi dan pameran bertajuk 'Hari Listrik Nasional (HLN) ke-73 POWER-GEN Asia 2018'.Berlokasi di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan, acara ini dibuka langsung oleh Menteri Koordinator  Perekonomian Indonesia Darmin Nasution. Rencananya, acara ini akan berlangsung hingga 20 September 2018 mendatang.
Pameran Ketenagalistrikan Jadi Ajang Menjaga Energi Listrik (Foto: dok. MKI)
Untuk informasi, POWER-GEN Asia ini sudah berjalan selama 25 tahun lamanya. Pada forum khusus bagi para pelaku industri tenaga listrik Asia ini, lebih dari 75 negara bertukar ide, melakukan kerja sama bisnis, sampai memperkuat koneksi global Indonesia di sini.

Sedangkan HLN yang merupakan acara tahunan MKI dilakukan sebagai upaya mendukung program kelistrikan nasional pemerintah Indonesia. Hal ini juga sesuai dengan komitmen PennWell yang menjaga keberlangsungan ajang ini di masa mendatang untuk memastikan konsistensi berkumpulnya sejumlah pakar, praktisi dan regulator sektor ketenagalistrikan dalam mendiskusikan upaya ideal demi mendorong keberlangsungan sektor ketenagalistrikan nasional.

Dengan diadakannya acara ini, Irwan meyakini pertemuan berskala internasional dan interaksi dengan 250 perusahaan dan organisasi serta puluhan peserta di Paviliun Indonesia ini akan berhasil menarik para investor lokal maupun internasional. Hal itu menandakan, pemangku kepentingan memiliki tingkat kesadaran yang tinggi dalam mendukung inisiatif terkait perkembangan sektor ketenagalistrikan nasional.

Pada kesempatan berbeda, Direktur POWER-GEN Asia Dr. Heather Johnstone ikut mengatakan, ketersediaan energi demi keberlanjutan sektor ketenagalistrikan harus sesuai dengan kecepatan peningkatan kebutuhan energi nasional.

"Menjamin ketersediaan energi bagi keberlanjutan sektor ketenagalistrikan harus sesuai dengan kecepatan peningkatan kebutuhan energi nasional, seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk. Ketersediaan energi memegang peranan penting dalam mendukung pembangunan perekonomian negara," kata dia.

Dikatakan dia, PennWell merasa terhormat dapat bekerja sama dengan MKI dalam penyelenggaraan acara ini. PennWell juga memberikan pemahaman lebih dalam, pada para pemangku kepentingan agar menindaklanjuti pengembangan sektor ketenagalistrikan Indonesia dengan langkah nyata.

"Diharapkan kemitraan Power-GEN Asia dengan HLN ini bisa menarik lebih banyak lagi mitra industri dan investor nasional maupun internasional," pungkas dia. (adv/adv)