Ma mengumumkan rencana besar tersebut di ajang Konferensi Komputasi Awan Alibaba yang berlangsung di Hangzhou, China. Anak perusahaan yang akan menjadi rival bagi Qualcomm dan Intel ini rencana akan fokus mengembangkan cip teknologi kecerdasan buatan untuk komputasi awal, perangkat yang terhubung internet (Internet of Things/ IoT) dan sektor lainnya.
Chief technology officer, Jeff Zhang mengatakan keuntungan perusahaan sejauh ini berada pada algoritme dan data yang diperoleh dari sejumlah bidang yang sebelumnya tak terpikirkan, mulai dari kuantum hingga teknologi cip.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum mengungkap rencana tersebut, raksasa teknologi China tersebut diketahui sudah mulai menanamkan investasi untuk perusahaan pembuat cip.
"Bisnis cip komputer dikendalikan oleh Amerika ... dan jika mereka setop jualan, itu artinya apa, kamu pasti paham. Inilah kenapa China, Jepang, dan negara lainnya -- perlu mengembangkan teknologi inti," ungkap Ma saat berbicara di hadapan mahasiswa di Tokyo pada April lalu seperti dilaporkan CNN.
Sikap Ma untuk mendirikan perusahaan cip komputer sendir merupakan reaksi atas hubungan dagang antara China dan AS yang belakangan memanas. Ma juga mengaku kecewa dengan keputusan AS yang melarang perusahaan China seperti ZTE dan Huawei untuk memasok perangkat telekomunikasi hingga ponsel pintar. (evn)