Systrom hingga kini menjabat sebagai CEO dan Krieger sebagai CTO Instagram. Keduanya mengungkapkan keputusan untuk hengkang kepada tim Instagram dan Facebook pada Senin (24/9), ujar seorang sumber terdekat yang enggan diungkap identitasnya.
Mengutip The New York Times, keduanya tidak mengungkap alasan mereka mengundurkan diri dari perusahaan yang didirikannnya. Namun demikian, mereka disebut telah memikirkan rencana ini sejak lama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hengkangnya kedua pendiri Instagram memicu pertanyaan soal masa depan layanan berbagi foto dan video pendek tersebut.
Facebook sebagai induk perusahaan menuai kritik dalam dua tahun terakhir karena dianggap acuh terhadap data pengguna. Alih-alih memberikan layanan baru, Facebook disebut hanya peduli pada aspek keuntungan semata.
Perusahaan milik Mark Zuckerberg tersebut sebelumnya mengakuisisi Instagram pada 2012 senilai US$1 miliar. Kala itu, Instagram hanya mengantongi 30 juta pengguna dan terus tumbuh seiring dengan rampungnya proses akuisisi.
Dari pertemuan tersebut, keduanya kemudian sepakat untuk bekerja sama dan mengembangkan Burbn sebagai cikal bakal kelahiran INstagram.