Brexit atau gerakan Inggris keluar dari Uni Eropa telah ditetapkan pada refrendum pada Juni 2016. Inggris akan resmi keluar dari Uni Eropa pada 29 Maret 2019.
"Pandangan saya bila Inggris keluar dari Uni Eropa pada akhir Maret kami akan melihat produksi berhenti di pabrik kami," kata Marvin Cooke, Managing Director di pabrik Toyota di Derby, disiarkan AFP, Sabtu (29/9), dari BBC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pabrik Toyota di Derby mempekerjakan 2.500 karyawan dan memproduksi 150.000 unit pada tahun lalu. Model produksi di antaranya model Avensis dan Auris. Sebanyak 90 persen dari total produksi diekspor ke kawasan Uni Eropa.
Secretary of State for Business, Energy and Industrial Strategy England Greg Clark menyatakan Toyota dan pemanufaktur lain yang punya masalah sama menunjukan pelaku usaha membutuhkan perjanjian khusus untuk rantai pasokan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisinya saat ini pembicaraan kesepakatan Inggris dan Uni Eropa mencapai terhenti setelah rencana yang dipaparkan Perdana Menteri Inggris Theresa May ditolak. (fea)