Perekayasa Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sekaligus ahli tsunami, Widjo Kongko mengatakan serangakain gempa susulan dengan magnitudo besar bisa memicu rekahan (crack) baik di daratan maupun di dasar laut.
Widjo mengatakan serangkaian gempa susulan dengan magnitudo besar dikhawatirkan bisa memicu semakin banyak rekahan. Jika rekaan terdapat di tubir (kemiringan yang begituu curam) di dasar laut, maka bisa terjadi longsoran yang memicu tsunami susulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Widjo mengatakan kekhwatiran lain dari longsoran bawah laut juga lantaran tidak ada alat yang mampu mendeteksi hal tersebut.
Menurutnya, berbeda dengan kerusakan yang terjadi di darat, posisi kerusakan di laut prosesnya lebih rumit. Untuk itu, ia mengatakan BPPT berencana mengirim kapal ke lokasi rekahan untuk melakukan pemetaan dan pengkajian secara detail untuk mitigasi ke depannya. (evn)