Mesin Xpander Diproduksi di Pabrik Nissan Jawa Barat

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 04/10/2018 05:03 WIB
Mesin Xpander Diproduksi di Pabrik Nissan Jawa Barat Xpander dirakit di pabrik Mitsubishi Cikarang Jawa Barat. (Foto: Dok. Mitsubishi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mitsubishi Motors Corporation (MMC) mengumumkan bakal meningkatkan kapasitas pabrik di Bekasi mencapai titik maksimum, yaitu 220.000 unit per tahun, pada tahun fiskal 2020 (April 2020 - Maret 2021). Tambahan produksi ini merupakan hasil investasi baru sebesar 4 miliar yen (Rp540 miliar).

Pada saat kapasitas bertambah, model andalan Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Xpander, direncanakan diproduksi sebanyak 160.000 unit. Saat ini produksi Xpander sebesar 115.000 unit per tahun.

Mengikuti peningkatan kapasitas produksi, ekspor Xpander yang sekarang 30.000 unit per tahun bakal meningkat sampai 50.000 unit per tahun.


"Jadi karena penjualan Xpander meningkat sangat bagus di Indonesia dan kami mengharapkan memenuhi ekspor ASEAN. ASEAN meminta suplai Xpander," ujar Osamu Masuko, Chief Executive Mitsubishi Motor Corporation, di Jakarta, Rabu (3/10).

Sejak pabrik di Bekasi mulai beroperasi memproduksi Xpander, Mitsubishi tercatat sudah empat kali meningkatkan kapasitas produksi.

Saat meresmikan pabrik di Bekasi pada April 2017, Mitsubishi menjelaskan kapasitas Xpander ditetapkan 5.000 unit per bulan (60.000 unit per tahun), lalu naik menjadi 8.000 unit per bulan (96.000 unit per tahun) pada awal 2018. Lantas pada Juli 2018 kapasitas bertambah hingga 10.000 unit per bulan (120.000 unit per tahun).

Menurut MMKSI, Xpander telah membukukan angka pemesanan sebesar 100.000 unit sejak diperkenalkan pada Agustus 2017.

Mesin Xpander Diproduksi Nissan

Selain mengumumkan investasi tambahan, Mitsubishi juga mengungkap strategi baru untuk meninggikan tingkat kandungan lokal Xpander. Pada tahun fiskal 2020, mesin 1.500 cc Xpander bakal diproduksi pabrik Nissan Motor Indonesia (NMI). 

Ini merupakan wujud nyata kolaborasi di Indonesia antara Mitsubishi dan Nissan yang sudah tergabung dalam aliansi bersama Renault. Belum ada informasi lebih lanjut terkait lokasi pabrik mesin yang digunakan NMI untuk memproduksi mesin Xpander.  Namun sudah diketahui, NMI memiliki pabrik di Purwakarta, Jawa Barat untuk memproduksi mesin dan transmisi.

Osamu menjelaskan, investasi produksi mesin itu dilakukan oleh Nissan, bukan Mitsubishi. Kapasitas produksi mesin ditetapkan 160.000 unit per tahun. Setelah mesin Xpander diproduksi lokal, tingkat kandungan lokal Xpander meningkat 9 persen dari 71 persen menjadi 80 persen. (fea/mik)