Ketiga ilmuwan tersebut adalah Frances Arnold, George Smith dan Gregory Winter. Arnold yang berasal dari Amerika Serikat mendapatkan penghargaan Nobel karena menggunakan prinsip-prinsip evolusi untuk mengembangkan enzim baru, yang merupakan alat kimia dasar kehidupan.
Pada mulanya dia mencoba memaksakan perubahan tersebut dengan menggunakan metode yang lebih tradisional. Namun, terobosannya datang ketika dia membiarkan kekuatan evolusioner untuk mengatur perkembangan enzim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Winter kemudian menerapkan evolusi terarah untuk mengembangkan farmasi pertama di dunia yang seluruhnya berdasarkan pada antibodi manusia.
Banyak antibodi seperti saat ini sedang menjalani uji klinis, termasuk beberapa untuk memerangi penyakit Alzheimer.
Lihat juga:VIDEO: Terapi Kanker Raih Penghargaan Nobel |
Alan Boyd, presiden Fakultas Kedokteran Farmasi Inggris, memuji penghargaan itu.
"Penggunaan antibodi telah menghasilkan perubahan paradigma dalam cara yang sekarang kita memperlakukan begitu banyak penyakit yang telah membawa manfaat yang signifikan bagi pasien di seluruh dunia dan akan terus melakukannya untuk tahun-tahun mendatang," katanya. (age)