Dilansir dari Reuters, Departemen Keamanan Dalam Negeri menyadari kompromi rantai pasokan teknologi yang sempat diberitakan oleh Bloomberg Businessweek pada Kamis lalu.
"Seperti mitra kami di Inggris, Pusat Keamanan Cyber Nasional, saat ini kami tidak memiliki alasan untuk meragukan pernyataan dari perusahaan yang disebutkan dalam cerita," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lembaga keamanan cyber nasional Inggris mengatakan pada hari Jumat bahwa tidak ada alasan untuk meragukan penilaian yang dibuat oleh Apple Inc dan Amazon.com Inc ketika merespons laporan tersebut. (age)