Empat raksasa itu adalah Amazon, Cisco, Huawei, dan Microsoft.
Menkoinfo Rudiantara menuturkan hal itu terkait dengan program 'Indonesia Digital Talent to 20.000 in 2019'. Kriteria yang dibutuhkan adalah lulusan SMK, SMA, diploma dan sarjana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menuturkan pelatihan itu diproyeksikan untuk menyelesaikan masalah kekurangan SDM terutama di sektor ekonomi digital. Para pemuda itu bakal mendapatkan pendidikan selama 2 bulan dan mendapatkan sertifikat untuk siap ke dunia kerja.
Kementerian itu akan memulai dengan proyek percontohan sebanyak 1.000 pemuda pada November.
China dan India
Dia menuturkan Kominfo juga memberikan beasiswa dengan mengirimkan insan itu ke China dan India. Tujuan pendidikan itu, kata dia, untuk mencerdaskan masyarakat dan tengah menjajaki pola pendikan secara online-offline untuk menampung lebih banyak siswa.
Dia menuturkan pihaknya telah menggandeng Perancis untuk menyiapkan insan yang melek ekonomi digital. "Tak peduli usia asalkan lulus tes bisa ikut dalam pendidikan born to code," kata.
Tak hanya itu, Rudiantara juga menyampaikan dirinya sudah berbicara dengan pendiri Alibaba yakni Jack Ma agar mau mendirikan Jack Ma Institute di Indonesia.
Bila ini terealisasi, katanya, reputasi Indonesia akan naik di mata dunia internasional, terutama di sektor ekonomi digital.
Rudiantara meyakini SDM pelaku perusahaan rintisan bakal berkontribusi mendongkrak peningkatan ekonomi nasional dan menurunkan tingkat Rasio Gini. (asa/asa)