Pada tahun lalu, nilai ekspor Suzuki, terbesar berasal dari Completely Built Up (CBU) dan Completely Knock Down (CKD), mencapai Rp7,8 triliun.
Presiden Direktur SIM Seiji Itayama menjelaskan nilai itu mewakili 33 persen dari pendapatan SIM pada 2017. Itayama mengatakan pada 2022, nilai ekspor perusahaan bakal menyentuh Rp11,3 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Itayama tidak merinci nilai investasi baru. Presiden Komisaris SIM Soebronto Laras juga belum mau membeberkan informasi terkait itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Desain Baru Mobilio Sontek Xpander |
Kementerian Perindustrian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa akumulatif investasi Suzuki di Indonesia telah mencapai Rp18,4 triliun. Suzuki saat ini punya empat pabrik untuk memproduksi mobil, sepeda motor, mesin, dan transmisi.
Manufaktur Suzuki di Indonesia merupakan terbesar ketiga di dunia setelah India dan Jepang.
"Suzuki sudah mengekspor ke 87 negara. Diharapkan banyak industri bisa mengikuti," tutup Airlangga. (fea/mik)