Dilansir dari Space.com, Selasa (23/10), pada 5 Oktober Hubble beralih ke 'safe mode' efek dari kerusakan pada bagian giroskop. Giroskop ini berfungsi untuk mempertahankan orientasi teleskop terhadap objek di antariksa.
Pejabat di NASA menjelaskan giroskop ini juga memiliki fungsi untuk mengukur laju putaran ketika satelit melintasi langit dari satu target ke target lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu Hubble mengalami tingkat rotasi yang tinggi. Agar dapat berfungsi dengan baik, sesungguhnya Hubble hanya membutuhkan satu giroskop agar bisa beroperasi dengan efisien.
NSA kemudian berhasil mengganti giroskop yang rusak dan melakukan beberapa rangkaian uji coba agar memastikan Hubble berfungsi dengan baik.
Pada 22 Oktober, NASA mengatakan tim teknisi Hubble hanya perlu menjalankan beberapa pengetesan untuk memastikan semua komponen telah bekerja dengan baik.
"Setelah tes rekayasa ini selesai, Hubble diharapkan segera kembali ke operasi normal," kata pejabat NASA. (jnp/mik)