#PrabowoBersamaHTI digaungkan warganet di tengah polemik pembakaran bendera bertuliskan kalimat Tauhid yang dibakar anggota Barisan Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) di Garut, Jawa Barat, pada Minggu lalu.
Mabes Polri menegaskan bendera tersebut merupakan milik Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Sebaliknya, Partai Gerindra juga mendukung HTI untuk mengajukan banding ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) DKI Jakarta atas pencabutan badan hukum.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Respons Gerindra
Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan tagar tersebut merupakan salah satu bentuk kampanye hitam.Dia juga menyingung bahwa ini adalah taktik politik sontoloyo.
"Itu cara politisi sontoloyo, tagar #PrabowoBersama HTI berarti ini cara kampanye hitam untuk mendiskreditkan Prabowo. Ini tanda tanda orang panik takut kalah," kata Andre ketika dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (26/10).
(asa)