Dua pengamat bintang dari Harvard ini mengatakan manusia mengira pesawat ini sebagai asteroid. Pasalnya, pesawat luar angkasa ini memang berbentuk seperti asteroid. Asteroid ini dinamakan Oumuamua.
Dilansir dari Metro, Shmuel Bialy dan Abraham Loeb dari Harvard Smithsonian Centre for Astrophysics menghasilkan makalah yang berusaha menjelaskan bahwa asteroid berbentuk cerutu ini melesat di tata surya pada tahun lalu, lalu mengakselerasi dan berubah arah ketika melesat melewati bumi.
Lihat juga:NASA Temukan Gunung Es Simetris di Antartika |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian mereka menunjukkan beberapa penjelasan terkait pembentukan Oumuamua yang dianggap merupakan objek luar angkasa baru.
Objek luar angkasa ini diklasifikasikan Lembaga Antariksa Amerika Serikat (Nasa) sebagai objek yang tidak biasa. Nasa bahkan mengatakan tidak pernah melihat objek alami dengan proporsi ekstrim. (jnp/age)