Kendaraan itu adalah JTV atau kependekan dari Joint Tactical Vehicle. JTV dikembangkan oleh PT Jala Berikat Nusantara Perkasa di Bandung, Jawa Barat untuk prajurit TNI penjaga perbatasan Indonesia.
"Sama seperti VVIP, JTV juga masih prototipe yang kami desain awal tahun ini," kata Kepala Teknisi Jala Berikat Nusantara Perkasa Agus Kristanto saat ditemui CNNIndonesia.com di Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (7/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil penelusuran CNNIndonesia.com, itu mesin Land Cruiser lawas tahun produksi 1990-an.
JTV diakui memiliki kemampuan jelajah lebih baik dari kendaraan taktis lain. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP) |
JTV menyimpan dimensinya panjang 5.590 mm, lebar 2.334 mm, tinggi 2.070 mm, dan wheelbase 3.180 mm. Perlu diketahui desain mobil sudah berbubah total dengan mengedepankan tampilan mobil khas militer. Alhasil total bobotnya mencapai 2.300 kg dan cuma mampu bergerak dengan kecepatan maksimal 120 km per jam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi saat produksi jelas akan dibuat antipeluru," ucapnya.
Perlengkapan standar yang tersedia yaitu derek yang mampu menarik beban 4.500 kg, towing, sirene, LED, peralatan pemadam, peralatan emergency, dan tangki bahan bakar cadangan bermuatan 2x20 liter.
"Doakan, rencana produksi pada 2019 nanti. Tapi soal harga belum bisa disebutkan," tutup Agus. (ryh/mik)
JTV diakui memiliki kemampuan jelajah lebih baik dari kendaraan taktis lain. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)