Dalam lokasi ujian praktik terdapat 29 titik sensor ultrasonik yang dipasang di lintasan. Sensor-sensor ini membentuk angka delapan. Di sampingnya ada trek lurus yang dipasang 20 traffic cone.
Khusus ujian praktik membentuk angka delapan, setiap pemohon wajib melintas garis. Ketika peserta ujian melewati garis putih, maka secara otomatis sirene akan berbunyi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Tes Psikologi Jadi Syarat Pembuatan SIM |
"Dengan sistem seperti ini ujian praktik SIM tampak transparan, bisa langsung diketahui oleh pemohon yang lain," kata Kompol Dhyno Indra Setyadi Kasat Lantas kepada wartawan di lokasi ujian praktik SIM Polresta Sidoarjo mengutip detikOto, Kamis (15/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan Dhyno, terobosan baru untuk pemohon SIM C ini dinamakan 'Sidoarjo Smart Driving Test' yang akan diluncurkan dalam beberapa hari ke depan. Sistem baru ini diharapkan untuk mempermudah polisi dalam memantau pemohon SIM C yang sebelumnya dilakukan secara manual.
"Inovasi ini baru pertama kali di Indonesia, dengan cara seperti ini bisa mempercepat dalam ujian praktik dan transparan bisa langsung diketahui oleh pemohon itu sendiri dan pemohon lain," terang Dhyno. (mik)