Hal ini dikatakannya untuk menepis laporan dari NBC News bahwa konsultan PR Definers Public Affairs bertindak sebagai operator 'berita palsu' untuk membantu Facebook berhadapan dengan krisis kebocoran data, pada pertengahan Oktober 2017.
"Kami benar-benar tidak membayar siapapun untuk membuat berita palsu. Mereka [Definers] telah meyakinkan saya [bahwa] itu tidak terjadi," kata Sandberg pada CBS dikutip dari AFP, Sabtu (17/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Sandberg menyebut Facebook pernah melakukan komunikasi dengan pihak Definers terkait gangguan keamanan internalnya.
Chief operating officer (COO) Facebook Sheryl Sandberg, di World Economic Forum di Davos, 2014. (REUTERS/Ruben Sprich) |
"Saya sangat menghormati George Soros dan teori konspirasi anti-Semit yang melawan dia adalah menjijikkan," lanjut Sandberg.
Definers dan 'operasi gelap'
Dalam sebuah wawancara pada Kamis (15/11), Soros, yang merupakan pendiri Open Society Institute, melancarkan kritik pada Facebook dengan mempertanyakan integritas pemilu di AS.
NBC News melaporkan bahwa mantan karyawan Definers, yang tidak mau disebutkan namanya, mendeskripsikan situs web yang dioperasikan oleh kelompok konsultan sebagai 'lapak berita palsu'. Mereka berusaha mendorong berita itu ke arus utama.
Akibatnya, sebuah surat yang ditandatangani empat senator dilayangkan pada Zuckerberg. Mereka menyatakan keprihatinan atas penggunaan kontraktor 'berita palsu' dan meningkatkan prospek terkait regulasi ketat pada media sosial.
CEO Facebook Mark Zuckerberg. (REUTERS/Stephen Lam) |
Pihak Definers menyatakan pada Jumat (16/11) bahwa "dasar pemantauan media dan hubungan masyarakat di sekitar isu kebijakan publik untuk Facebook, seperti yang dilakukan untuk banyak klien, dan bahwa "tidak disewa oleh Facebook sebagai perusahaan riset oposisi," tulis Definers dalam situs mereka.
"Praktik ini, standar dilakukan di banyak industri, didasarkan pada penelitian catatan publik dan database yang tersedia untuk siapapun," tandas pernyataan itu.
(els/arh)
Chief operating officer (COO) Facebook Sheryl Sandberg, di World Economic Forum di Davos, 2014. (
CEO Facebook Mark Zuckerberg. (