Temuan ini mengacu pada total unduhan gim yang ada di Play Store namun berisi malware.
Peneliti dari ESET Lukas Stefano mencuitkan keberadaan 13 gim berisi malware yang dibuat oleh pengembang yang sama. Bahkan dua dari 13 aplikasi masuk dalam kategori gim trending di toko aplikasi Google tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Facebook Diminta Lengserkan Sheryl Sandberg |
Bukan menampilkan gim yang telah diunduh, ketigabelas aplikasi malah mengunduh dan menginstal Apllication Package File (APK) tambahan. Masih belum jelas apa yang diambil oleh malware tersebut.
Diketahui malware ini selalu aktif saat pengguna menyalahkan ponsel dan tabletnya. Malware ini memiliki akses penuh ke jaringan pengguna yang bisa dimanfaatkan untuk mencuri data-data pribadi.
Aplikasi berisi malware tersebut diketahui dibuat oleh pengembang denga nama Luiz O Pinto. Sementara situs aplikasi Softonic menyortir aplikasi mana saja yang diduga menjadi kedok penyebaran malware.
Masalah ini merupakan kejadian yang cukup memalukan bagi Google. Raksasa teknologi ini acapkali mengalami permasalahan keamanan aplikasi dan ponsel ketimbang pesaingnya, Apple.
Perusahaan yang didirikan oleh Steve Jobs dan Steve Wozniak ini diibaratkan sebagai tembok yang sulit ditembus oleh peretas. Apple diketahui memang selektif dalam mengedarkan aplikasi di AppStore.
Dilansir Mashable, jika jumlah yang diungkap ESET akurat, maka hal itu merupakan kebocoran terbesar yang pernah dialami Google. (jnp/evn)