Tercatat kecepatan jaringan 5G ini berada di kisaran 22 Gbps (22.000 Mbps). Artinya kecepatan ini lebih jauh lebih cepat dibandingkan jaringan 4G yang menghasilkan kecepatan maksimal 90 Mbps. Indosat dalam uji coba ini menggandeng Ericsson untuk menyediakan perangkat 5G.
Presiden Direktur Ericsson Indonesia Jerry Soper mengatakan kecepatan internet ini merupakan sejarah baru industri telekomunikasi di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Operator Optimis Bakal Dulang Untung dari 5G |
"Perbedaan terbesar 4G dan 5G adalah super low latency. Ini akan membawa aplikasi baru yang sangat menarik. Seperti 3D Augmented Reality Collaboration," kata Jerry.
Seperti yang diketahui, semakin tingginya frekuensi, semakin rendah pula cakupan jaringan. Untuk mengakali ini modul 5G dengan beam tracking.
Lihat juga:Galaxy S10 Diperkirakan Akan Pakai 5G |
Sebelumnya Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Chris Kanter menyebutkan Indosat menjadi bagian untuk menjadi pelopor pertama di dunia untuk menerapkan 5G secara komersial.
Ia juga mengatakan ke depannya Indosat melakukan upaya penerapan strategi, pengembangan jaringan dan berkomitmen untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.
Indosat menjadi operator ketiga yang menjajal teknologi 5G. Kompetitor seperti XL Axiata sudah lebih dulu melakukan hal serupa. Sedangkan Telkomsel menjajal mobil tanpa sopir yang memanfaatkan teknologi 5G di ajang Asian Games. (jnp/evn)