Dilansir dari CNET, kesalahan teknis menyebabkan tereksposnya beberapa nama dan e-mail pengguna. Amazon menjamin situs web dan sistemnya tidak diterobos peretas.
"Kami telah memperbaiki masalah ini dan memberi tahu pelanggan yang mungkin terkena dampak," kata seorang juru bicara Amazon dalam sebuah pernyataan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian Amazon tidak mengungkapkan berapa banyak akun dan email yang terekspos. Dalam postingan di forum, masalah ini berdampak pada pengguna, bukan akun bisnis di platform.
Bulan lalu, seorang karyawan Amazon dipecat setelah menjual email pelanggan ke penjual pihak ketiga anonim. Tentu hal ini melanggar kebijakan perusahaan (jnp/age)