Sebagaimana dilansir Reuters, Minggu (25/11), kabar itu disampaikan oleh seorang sumber yang dikontak oleh televisi nasional Jepang, NHK. Menurut sumber itu, Ghosn beralasan tidak pernah berniat menyembunyikan kenaikan gajinya untuk penggelapan pajak.
Sumber itu menyatakan, salah satu petinggi Nissan yang turut dibekuk bersama Ghosn, yakni Greg Kelly menyatakan membela atasannya itu. Menurut dia, seluruh pembicaraan tentang permintaan kenaikan gaji dan segala macam tunjangan Ghosn sudah diketahui jajaran direksi Nissan.
Lihat juga:CEO Nissan Cemas Pada Skandal Ghosn |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Jaksa Agung Jepang Shin Kukimoto mengatakan kasus Ghosn adalah salah satu jenis kejahatan paling serius di bawah Undang-Undang Instrumen Keuangan Jepang. Ghosn pun terancam dihukum 10 tahun penjara.
Lihat juga:VIDEO: Nissan Resmi Pecat Carlos Ghosn |
Meski demikian, skandal membuat Nissan, Renault, dan Mitsubishi terpengaruh. Dewan Direksi Mitsubishi Motors dilaporkan akan bertemu pada Senin untuk membahas masa depan Ghosn di perusahaan mereka. (ayp/ayp)