Head of 2 Wheels Transport & Logistics Grab Indonesia Gita Prihanto mengatakan saat ini pelanggan dan merchant memiliki pikihan baru.
"Pelanggan dan merchant kini memiliki pilihan baru yang dapat mengakomodir kebutuhan mereka, khususnya untuk jumlah pengantaran yang lebih banyak dan jarak yang lebih jauh," terang dalam konferensi pers, Rabu (28/11) di JS Luwansa, Jakarta Selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Cek Lima Cara Mudah Kirim Paket Anti Ribet |
Pengiriman instan ini juga bersamaan dengan jaminan keamanan karena adanya perlindungan asuransi, bukti pengiriman dan fitur pelacakan kiriman.
"Tarif antar barang akan jadi lebih hemat mulai dari Rp16 ribu untuk pengantaran di wilayah Jabodetabek, serta potongan harga khusus bagi pengguna GrabExpress baru," sambung Gita.
Sementara GrabExpress Nalangin hadir untuk menjadi solusi Cash on Delivery (COD) bagi pelanggan yang biasanya ingin melakukan transaksi tanpa melalui bank. Fitur baru ini akan dilayani dengan armada sepeda motor.
Pengemudi GrabBike akan menuju lokasi pengambilan produk dan membayarkan biaya pembelian produk terlebih dahulu ke pengguna dengan maksimal nominal sebesar Rp200.000.
Namun sebagai batasannya, mitra hanya akan mengirimkan produk ke lokasi pengiriman dengan maksimum radius 30 km dari Jakarta. Dalam tahap uji coba, layanan GrabExpress Nalangin akan tersedia secara eksklusif bagi merchant yang melakukan pengiriman secara aktif dalam 3 bulan terakhir.
Lihat juga:Mengenal Beda GrabCar Plus dan Grabcar 6 |
Potensi e-Commerce di Indonesia
Dalam kesempatan yang sama, Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia menyatakan bahwa peluncuran fitur dan layanan ini menanggapi peluang pertumbuhan bisnis e-commerce Indonesia.
Pertumbuhan sektor e-dagang ini diperkirakan mencapai 52 persen dari total peluang di seluruh Asia Tenggara dengan pertumbuhan 39 persen per tahun. Riset Google dan Temasek terbaru memperkirakan valuasi e-commerce mencapai US$46 miliar atau setara dengan Rp668 triliun pada 2025.
Sebelumnya, GrabExpress telah hadir di 139 kota di Indonesia dengan armada sepeda motor. Sayangnya, Grab enggan mengungkap kontribusi bisnis logistik ini pada pendapatan perusahaan maupun targetnya ke depan. (kst/age)