Securities Times melaporkan bahwa Gionee saat ini tengah membahas kemungkinan pengaturan untuk kesepakatan yang memenuhi harapan mereka. Sebanyak 20 pemasok sudah mengajukan restrukturisasi kebangkrutan pada Pengadilan Menengah Shenzhen.
GSMArena juga melaporkan bahwa masih ada 400 perusahaan kecil yang belum menerima pembayaran dari Gionee. Perusahaan berutang lebih dari US$2,45 miliar atau setara dengan Rp34,8 triliun kepada berbagai pemasok, agen pemasaran, dan pengiklan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski mengakui bahwa judi membawa bencana bagi Gionee, Lirong bersikeras bahwa dia tidak menggunakan dana Gionee untuk alasan pribadinya. Tapi di sisi lain, dia juga mengaku meminjam sebagian dana perusahaan yang dilaporkan menyeret Gionee ke situasi yang mengkhawatirkan.
Gionee memiliki hingga 4,6 persen pangsa pasar ponsel pintar selfie pada awal 2017 menurut Counterpoint Research. Namun, merek tersebut kemudian mengalami penurunan tajam dalam bagiannya bersama OEM pesaing lainnya seperti Micromax dan Sony.
Di Indonesia, Gionee pernah hadir dengan M7 Power pada 2017 menggandeng Cinta Laura sebagai duta merek mereka. Gionee membekali perangkat ini dengan baterai berkapasitas 5.000mAh yang diklaim mampu bertahan selama 2 hari. (kst/age)