"Quora menemukan pada hari Jumat bahwa salah satu sistemnya telah diretas oleh pihak ketiga yang jahat," kata CEO Adam D'Angelo seperti yang diwartakan CNN.
Peretas juga memperoleh aktivitas-aktivitas detail pengguna seperti pertanyaan, jawaban, upvote, dam downvotes. Akan tetapi pertanyaan dan jawaban yang ditulis secara anonim tidak terdampak oleh aksi peretas.
Lihat juga:Gara-gara Typo, Server di AS Padam |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami percaya kami telah mengidentifikasi penyebab utama dan mengambil langkah untuk mengatasi masalah ini. penyelidikan kami sedang berlangsung dan kami akan terus melakukan perbaikan keamanan," kata D'Angelo.
Sebelumnya Jaringan hotel Marriott (MAR) pekan lalu mengungkap sistem reservasinya diretas. Aksi peretasan ini berpotensi memaparkan informasi dari 500 juta tamu. (jnp/age)