Edukasi & Fitur

Mengulik Transformasi Pintu Mobil di Dunia

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 05/12/2018 17:01 WIB
Mengulik Transformasi Pintu Mobil di Dunia BMW Isetta. (Foto: Brian Snelson via Wikimedia Commons (CC-BY-2.0))
Jakarta, CNN Indonesia -- Inovasi sebuah kendaraan tidak melulu menyangkut mesin dan fitur penunjang keselamatan. Bentuk pintu juga menjadi perhitungan setiap perusahaan otomotif untuk menghasilkan desain yang sesuai dengan bentuk bodi mobil sehingga sedap dipandang mata.

Saat ini berbagai desain pintu mobil bisa kita temui seperti pintu dengan mekanisme terbuka standar sekitar 30 derajat, pintu scissor, suicide hingga gullwing (dirancang terbuka ke atas). Namun untuk diketahui wujud pintu mobil telah mengalami transformasi cukup panjang dan lama hingga puluhan tahun.

Pintu yang kita jumpai saat ini hasil pengembangan dari inovasi yang telah dilakukan oleh perusahaan otomotif sejak lama. Ingat dengan mobil tertua di dunia yang diproduksi 1908, Ford Model T. Dalam mengembangkannya, para insinyur Ford tak pernah berpikir memasang pintu pada mobil tersebut.


Tidak hanya Ford, perusahaan otomotif tertua lainnya, Daimler-Benz, juga belum menciptakan pintu yang baik pada setiap mobil pertama yang mereka produksi. Sebab saat itu belum ada pengetahuan mengenai keselamatan berkendara, sehingga penambahan pintu pada mobil dianggap menambah beban kendaraan, biaya, dan mempersulit penggunaan.

Mengutip drive.com, pada abad ke-19, mengaplikasikan pintu mobil baru dilakukan sekitar 1907 pada mobil-mobil produksi perusahaan otomotif Amerika Serikat, yang setelah itu diikuti oleh beberapa mobil lainnya.

Keberadaan pintu saat itu cuma dianggap sebagai penghalang angin dan kotoran, jadi pengendara tidak perlu lagi memakai kacamata (goggle), masker, bahkan menggunakan baju khusus saat mengendarai mobil.

Lambat laun, pintu mobil mulai mendapatkan tempat dan para insinyur otomotif mulai berinisiatif menciptakan pintu pada mobil penumpang yang awalnya sekadar penghalang untuk bagian mobil yang terbuka. Memasuki medio 1925, Ford kian serius menyodorkan produk mobilnya dengan pintu samping, melalui New Model T.

Sejak saat itu, inovasi mengenai pintu mobil semakin marak dan mulai diaplikasikan pada beberapa mobil lain, seperti mobil rancangan Italia pada 1950-an Isetta. Mobil yang dijuluki dengan 'bubble car' ini dirancang dengan pintu mobil yang terletak di bagian depannya.

Inovasi mengenai pintu mobil itu sendiri juga mulai diadopsi oleh perusahaan mobil mewah, seperti DeLorean Motor. Perusahaan ini telah merancang sebuah pintu gullwing.

Selain itu, mobil mewah Amerika Serikat Mohs Ostentatienne Opera juga mengeluarkan rancangan pintu yang hanya disediakan pada bagian belakang mobil saja. Akan tetapi, jenis pintu ini sedikit merepotkan karena pengendara harus membuka setengah atapnya untuk bisa masuk atau keluar.
Pintu Gullwing yang dirancang terbuka ke atas.Pintu Gullwing yang dirancang terbuka ke atas. Foto: TIMOTHY A. CLARY / AFP
Perkembangan inovasi pintu mobil semakin membaik setelah melewati masa Perang Dunia II. Akan tetapi, beberapa perusahaan tetap menggunakan bentuk pintu yang lama pada abad ke-21, seperti Mazda.

Pada 1960-an, para peneliti mulai memperhitungkan keselamatan para penumpang dengan menciptakan pintu yang bisa melindungi penghuni kabin.

Pada akhirnya pintu mobil terus berkembang. Otoritas AS pada 1973 mewajibkan setiap mobil penumpang yang beredar di sana wajib tersimpan side impact beam atau batang besi pada setiap pintu mobil. Sistem keamanan ini sangat penting untuk menghindari cedera penumpang saat mobil mengalami kecelakaan atau tabrakan dari samping.

Dan terbukti, klaim pemerintah AS, sistem keselamatan ini telah berhasil menyelamatkan 480 nyawa penduduk AS dalam setahun.

Setelah itu, muncul juga inovasi lain seperti airbag atau kantung udara pada bagian pintu agar pengendara lebih aman saat mobil mengalami kecelakaan. Inovasi ini dikembangkan pertama kali oleh Volvo pada awal 1990-an.
Isetta Bubble CarIsetta Bubble Car. (Foto: REUTERS/Arnd Wiegmann)
Bentuk pintu pun terus berkembang. Berbagai produsen otomotif global terus menciptakan pintu mobil tanpa menanggalkan keselamatan penumpang. Seperti Mercedes-Benz telah mencoba untuk menghidupkan kembali pintu gullwing pada 2010 lalu, sebagai bentuk gimik pemasaran.

Merek ternama Lamborghini, McLaren, dan Rolls-Royce juga telah menghadirkan konsep dua pintu samping berbeda demi identitas perusahaan. (jef/mik)


ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA