Mengutip The Drive, hasil tersebut terbilang mengecewakan menurut Euro NCAP. Bahkan Euro NCAP menarik kesimpulan bahwa sistem keamanan Wrangler kurang lengkap untuk jalan raya.
Keluhan terbesar, Wrangler tidak memiliki sistem keamanan aktif dan pasif seperti pengereman darurat otomatis, sistem pantau blind spot, bantuan penjaga jalur, dan lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Hascar Ambil Alih Jeep dari Garansindo |
Di dalam situs Euro NCAP menjelaskan Wrangler yang diuji tabrak merupakan tipe Sahara 4-Door Unlimited produksi 2018. Rating satu bintang disimpulkan dari nilai 19,3 poin (50 persen) pada perlindungan penumpang dewasa, 34,3 poin (69 persen) perlindungan anak kecil, 23,9 poin (49 persen) pejalan kaki, dan 4,2 poin (32 persen) buat bantuan keselamatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Generasi keempat Wrangler yang diperkenalkan global pada awal tahun ini telah meluncur di Indonesia pada pekan lalu oleh Hascar Internasional Motor sebagai Agen Pemegang Merek (APM) Jeep yang baru.
Wrangler yang ditawarkan Hascar memiliki mesin baru, empat silinder 2.000cc dengan tenaga 270 hp dan torsi 400 nm. Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi delapan percepatan.
Ada tiga pilihan bodi Wrangler yang dijual di dalam negeri, yaitu Sport yang dijual Rp1,19 miliar - Rp1,39 miliar, Sahara Rp1,49 miliar, dan Rubicon Rp1,49 miliar - Rp1,59 miliar. Semua harga yang ditawarkan itu masih off the road.
CNNIndonesia.com telah menghubungi Hascar selaku Agen Pemegang Merek Jeep di Indonesia untuk meminta pendapat terkait hasil uji tabrak Wrangler. CEO Hascar Ari Utama mengatakan sedang mengoordinasikan hal itu dengan prinsipal Jeep di Amerika Serikat.
"Izin saya sedang konfirmasi ke prinsipal perihal hal ini," ujar Ari.
[Gambas:Youtube] (ryh/fea)