Kebijakan ini diturunkan setelah otoritas di dunia memiliki perhatian mengenai perilaku komersial dan distribusi berita bohong dari dua raksasa teknologi ini.
"Ketika Anda mencapai tingkat tertentu dan Anda mendapat kekuatan pasar, seperti dimiliki Facebook dan Google. Anda memiliki tanggungjawab khusus dan pengawasan tambahan, jelas Chairman ACCC Rod Sims kepada reporter di Sydney, Senin (10/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ide membuat regulator ini dilakukan untuk mengawasi dan membawa transparansi," jelasnya sembari menambahkan kedua perusahaan juga memiliki pengaruh pada distribusi berita.
Dalam pernyataan terpisah, Facebook dan Google menyebut mereka akan terus bekerjasama dengan ACCC ketika mereka menyelesaikan laporan akhir Juni mendatang.
Dua perusahaan ini telah berjanji untuk menangkal penyebaran berita palsu yang lebih masif. Mereka juga menjanjikan ACCC akan memberikan akses berita global kepada pengguna sembari menyediakan cara murah kepada pengiklan untuk meraih pengguna yang lebih besar.
"Ini berpotensi mengubah peta permainan, jelas Margaret Simons seorang assosiate professor media di Monash University, Melbourne dalam wawancara per telepon kepada Reuters.
Pemerintah Australia telah memerintahkan penyelidikan terhadap pengaruh dua perusahaan teknologi raksasa ini tahun lalu. Ini adalah langkah untuk melakukan reformasi media. Pemerintah menyebut akan mempertimbangkan rekomendasi akhir ACCC Juni mendatang. (eks/eks)