Contoh lain adalah penjualan harga minyak goreng. Minyak merek tertentu dijual Rp126 ribu per enam kantung kapasitas 2 liter. Harga sebelum diskon Rp197.400 dan dijual dengan embel-embel diskon 36 persen.
Jika dihitung ulang, harga tiap kantung minyak goreng sebelum didiskon dipasang dengan harga yang jauh lebih mahal dari harga pasaran. Sebelum diskon, harga satuannya menjadi Rp32.900.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyarankan agar konsumen selalu waspada di tengah-tengah euforia Hari Belanja Nasional Indonesia 12.12 (Harbolnas). YLKI menyarankan agar konsumen tidak membabi buta ketika berbelanja di Harbolnas.
Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi menyarankan konsumen harus selalu mengecek kembali harga awal yang didiskon. Tulus mengatakan konsumen harus cerdas memerhatikan bahwa harga yang didiskon bukan harga yang telah dinaikkan terlebih dahulu sebelum didiskon.
"Pastikan bahwa diskon yang diberikan adalah diskon yang sesungguhnya bukan diskon abal-abal dengan cara menaikkan harga lebih dulu," kata Tulus dalam keterangan pers yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (12/12).
2. Pastikan penjual kredibel
Tulus kemudian juga menyarankan agar pembeli meriset terlebih dahulu popularitas platform e-commerce. Pembeli bisa berkomunikasi terlebih dahulu ke penjual atau pembeli bisa mencari e-commerce tersebut di mesin pencari.
"Pastikan bahwa konsumen berinteraksi dengan pelaku belanja online yang kredibel, dengan identitas jelas. Cek reputasinya via mesin mencari bahwa reputasi pedagang online tidak banyak dikomplain konsumen," kata Tulus.
3. Perhatikan sistem pengaduan
Lebih lanjut Tulus mengatakan pembeli harus memastikan e-commerce memiliki sistem penanganan aduan yang jelas. Hal ini untuk mengantisipasi apabila pembeli memiliki komplain kepada e-commerce tersebut.
"Pastikan bahwa pelaku pedagang online mempunyai mekanisme penanganan pengaduan yang jelas. Sebab salah satu keluhan utama konsumen adalah susahnya konsumen mengakses pengaduan jika produknya mengalami masalah. (jnp/eks)