Rencana raksasa teknologi asal AS ini merupakan respons atas permintaan pemerintah yang mensyaratkan perusahaan teknologi global untuk membuka kantor perwakilan di negaranya.
"Google akan mematuhi hukum negara sesuai kantor cabang berdiri. Kami memastikan pembukaan kantor cabang tak bertentangan dengan hukum internasional," ungkap senior vice president Google Kent Walker.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam poin undang-undang siber mengharuskan perusahaan teknologi global membuka kantor cabang dan data center (pusat data) di negara tersebut jika mengumpulkan data dari pengguna lokal. Pemerintah telah menyusun kode etik mengenai akses internet yang salah satu syaratnya upaya lokalisasi bagi perusahaan teknologi asing.
Laporan yang dirilis situs pemerintah Vietnam, chinhphu.vn mengatakan Walker setuju dengan pemerintah Vietnam tentang perlunya keamanan siber untuk memastikan stabilitas keamanan masyarakat. Google pun menyebut akan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mewujudkan rencananya itu
Catatan redaksi: Judul artikel ini diubah pada Senin (17/12), sebelumnya berjudul "Google Bakal Buka Kantor dan Data Center di Vietnam". (evn)