Saat ini, Hooi Ling mengatakan pendapatan Grab sudah mencapai US$1 miliar di tahun 2018. Tahun depan, ia menekankan target perusahaan mengantongi pendapatan dua kali lipat atau sebesar US$2 miliar.
"Kami optimis bisa menjadi decacorn pertama di Asia Tenggara dalam waktu dekat," ungkapnya disela diskusi media, Selasa (11/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Yamaha Suntik Dana Rp2,1 T ke Grab |
Hooi Ling mengklaim Grab kini menguasai 60 persen pangsa pasar layanan roda dua dan 70 persen untuk mobil di negara tempatnya beroperasi. Perempuan berusia 32 tahun ini mengatakan bisnisnya mengalami pertumbuhan terpesat di Indonesia sepanjang 2018.
Sepanjang tahun 2018, Grab mendapat suntikan dari sejumlah perusahaan raksasa mulai dari Microsoft, Kia, Hyundai, Toyota, hingga yang terbaru Yamaha. (evn)