Tips Otomotif

Libur Panjang, Waspada Kerusakan Kopling Mobil Manual

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Sabtu, 15/12/2018 18:32 WIB
Libur Panjang, Waspada Kerusakan Kopling Mobil Manual Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah masyarakat sudah menyiapkan agenda untuk mengisi waktu libur Natal dan Tahun Baru 2019. Tak jarang masyarakat berlibur menggunakan kendaraan pribadi. Selain bisa menghemat dana, berlibur dengan kendaraan pribadi banyak menilai lebih asik karena lebih fleksibel dalam menentukan lokasi wisata.

Namun sebelum pergi berlibur panjang bersama keluarga, sebaiknya ketahui cara berkendara yang baik dan benar, terutama bagi pemilik mobil manual. Pada mobil ada istilah kopling yang pergerakannya dipengaruhi banyak komponen.

Kopling menjadi poin penting pada mobil transmisi manual. Fungsi kopling tidak lain untuk membantu perpindahan percepatan gigi transmisi. Kopling yang baik juga memberi rasa 'mulus' ketika proses perpindahan gigi.



Kopling punya beberapa komponen penting misalnya pedal kopling, kampas kopling, kabel kopling, matahari atau plendes, dan druk leher. Apabila salah satu komponen rusak membuat perpindahan gigi transmisi tidak lancar.

Sadar atau tidak, pengguna mobil transmisi manual kerap melakukan kesalahan ketika memindahkan gigi. Kebiasaan-kebiasaan inilah yang malah membuat kopling pada mobil manual cepat rusak.

Lantas seperti apa kebiasaan yang harus dihindari pengendara mobil manual. Berikut rangkumannya.

Menginjak Pedal Kopling Tidak Benar

Kebiasaan menginjak pedal kopling dengan tidak tepat dapat menyebabkan kerusakan komponen-komponen yang menyangkut sistem kopling. Yang benar adalah menginjak pedal kopling dengan penuh dan tahan baru memindahkan tuas transmisi.

Setelah itu pengendara harus melepas pedal kopling dengan hati-hati dan secara teratur.


Menginjak Setengah Kopling


Kebiasaan ini biasa dilakukan pengemudi ketika menghadapi jalan menanjak. Menginjak setengah kopling memang bertujuan supaya mesin mobil tidak mati saat terjebak dalam kondisi tersebut.

Namun, injakan setengah kopling bisa menyebabkan kopling mengeluarkan bau menyengat dan membuat kampas lebih cepat tipis. Untuk dalam kondisi tertentu seperti di tanjakan dan enggan menggunakan rem tangan tak bermasalah, namun dalam kondisi jalan macet sebaiknya hindari cara berkendara seperti itu.

Sering Menginjak Pedal Kopling

Kebiasaan terlalu sering menginjak pedal kopling dalam perjalanan tentu harus dihindari. Hal ini menyebabkan bantalan rilis dan plat kopling lebih mudah aus.


Posisi Gigi Transmisi Tak Sesuai dengan Kecepatan Mobil


Hindari pola berkendara posisi gigi transmisi tak sesuai dengan kecepatan mobil. Sesering mungkin kopling disiksa dalam kondisi itu, ujungnya bisa memperpendek usia komponen-komponen pada sistem kopling seperti mengutip situs resmi Daihatsu.

Untuk menghindari kejadian kerusakan kopling secara tiba-tiba, ada baiknya pemilik kendaraan rutin ke melakukan pengecekan dan pemeliharaan secara berkala. (mik)