Manfaat fasilitas ini membuat mitra Grab memiliki akses layanan BJB, memegang desain kartu ATM sebagai identitas, menggunakan kartu ATM untuk promosi tertentu, dan berpartisipasi dalam program T-Samsat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hal ini diharapkan dapat meringankan beban finansial mitra pengemudi dan mendukung mereka untuk lebih taat pajak," jelas Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia, dalam keterangan resminya, Senin (17/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil survei nasional literasi dan inklusi keuangan 2016 menunjukan bahwa hanya 29,7 persen masyarakat Indonesia yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan yang memadai mengenai produk dan layanan keuangan. Kesimpulan yang lain, 67,8 persen masyarakat telah menggunakan produk dan layanan keuangan.
"Mitra pengemudi Grab tidak perlu khawatir lupa bayar pajak karena bank BJB memberikan berbagai fitur yang memudahkan mereka sebagai nasabah bank BJB," kata Suartini.
Grab menjelaskan aplikasi Grab telah diunduh lebih dari 125 juta perangkat bergerak dan memberikan akses kepada lebih dari 8 juta mitra pengemudi, merchant, dan agen. Sejak berdiri pada 2012, Grab telah menyelesaikan lebih dari 2,5 miliar perjalanan. (fea)