Perusahaan aplikasi intelijen ini mendapatkan angka tersebut dengan menganalisis data baik di App Store iOS Apple dan Google Play hingga 15 Desember 2018. Angka itu tidak termasuk toko aplikasi pihak ketiga China, yang berpotensi menambah besar jumlahnya.
Techcrunch memperkirakan jumlah tersebut masih sedikit meningkat di akhir tahun, terutama karena pengguna membeli ponsel baru selama liburan kemudian mengunduh dan membeli aplikasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada 2018, pasar gim seluler terhitung lebih matang lantaran kehadiran gim populer seperti Fortnite, PUBG, dan Roblox yang berembang karena meningkatknay spesifikasi ponsel yang kian mumpuni, serta tren gim lintas platform.
Skema berlangganan aplikasi juga turut membantu peningkatan belanja konsumen di 2018. App Annie memperkirakan toko aplikasi (termasuk toko aplikasi pihak ketiga di China) akan mengantongi lebihd ari US$122 miliar pada 2019 dari kombinasi permainan dan berlangganan.
Analis App Annie memperkirakan di tahun 2019 tren yang muncul tidak akan jauh berbeda dengan tahun ini. Hal itu karena ponsel cerdas kedepannya masih memiliki kemampuan gim multiplayer berkualitas konsol yang lebih kompleks dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
App Annie merupakan perusahaan platform analitik untuk aplikasi perangkat mobile. Perusahaan ini menggabungkan sistem analitik dari aplikasi internal dengan pemahaman terperinci mengenai persaingan dan pasar untuk memberi gambaran soal bisnis seluler. (evn)