Selain itu, kepercayaan publik pun menjadi pertaruhan dalam industri ini. Dilansir dari AFP, Technalysis Research Bob O'Donnell menegaskan hal tersebut.
"Saya pikir 2019 akan menjadi tahun tantangan terkait kepercayaan untuk industri teknologi," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Facebook Messenger Uji Fitur 'Dark-Mode' |
"Hampir tak terhindarkan bahwa pelambatan ekonomi akan terjadi jika tarif ini terus berlanjut," kata Sage Chandler, Wakil Presiden CTA untuk Perdagangan Internasional.
CES 2019 Tetap Hadir
Namun, di tengah 'kegalauan' industri teknologi, gelaran tahunan ajang 'pamer' teknologi terkini tetap berlangsung di Las Vegas pada 8 Januari mendatang.
Inovasi teknologi futuristik dari mulai sektor hiburan, kesehatan, transportasi hingga olahraga akan dipamerkan. Perangkat cerdas yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan kembali menjadi fokus CES.
Lihat juga:Google Maps Sediakan Fitur Pesan Instan |
Kecerdasan buatan pun akan menjadi fokus. Salah satunya personalisasi pengalaman pengguna dengan perangkat. Namun, ekosistem ini harus bekerja keras mendapatkan kepercayaan consumer.
Pasalnya, kepercayaan diri masyarakat telah terkikis oleh skandal kebocoran data yang melibatkan Facebook, Google dan aplikasi yang melibatkan informasi pribadi lainnya.
"Publik waspada karena peristiwa baru-baru ini," kata Roger Kay, analis dan konsultan dengan Endpoint Technologies Associates.
"Saya pikir industri akan diperlambat oleh skeptisisme ini." (age/afp/age)