CEO Xiaomi Lei Jun menyebut, alasan utama dilakukannya pemisahan Mi dengan Redmi lantaran perbedaan fokus. Redmi akan konsentrasi untuk mengembangkan produk ponsel yang terjangkau.
Sementara merek Mi akan ditujukan untuk ponsel-ponsel yang lebih canggih (high-end). Selain itu, Redmi juga akan dijual lewat e-commerce, sementara Mi hanya akan dijual di toko fisik dan tidak tersedia secara online.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:8 Ponsel yang Paling Dinanti Tahun Ini |
Ini bukan kali pertama produsen ponsel China memisahkan seri ponsel mereka dari merek utama. Sebelumnya, Huawei juga memisahkan Honor dari merek Huawei. Merek Honor ditujukan untuk ponsel terjangkau sementara merek Huawei untuk ponsel yang lebih mahal. Baru-baru ini, Oppo juga memisahkan Realme dari merek Oppo.
Berdasarkan rumor dan bocoran yang beredar, ponsel yang akan meluncur itu sangat mirip dengan Redmi Pro 2 yang mendukung sensor kamera 48 megapiksel. Ponsel itu diperkirakan akan menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 675, seperti dilaporkan Knocksense. (eks/eks)