Dilansir dari CNN, harga iPhone teranyar XR yang paling murah adalah US$1.430. Padahal upah tahunan di India adalah US$2 ribu. Oleh karena itu, Apple disarankan untuk mengurangi harga iPhone di India.
"Sementara kami terus berharap Apple akan fokus pada pasar India, itu hanya akan menemukan daya tarik terbatas dalam waktu dekat. Ini harus terus fokus pada penawaran produk yang lebih murah untuk mendapatkan pangsa pasar yang bermakna," kata analis di perusahaan riset Fitch Solutions.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal rata-rata harga ponsel pintar di India dibanderol US$160 atau sekitar Rp2.2 juta.
Pesaing global seperti Samsung dan Xiaomi telah menandai India sebagai lahan basah penjualan ponsel pinta. Terhitung satu dari dua ponsel pintar yang terjual berasal dari kedua merek ini.
Salah satu pertimbangan Apple menetapkan harga iPhone di suatu negara berdasarkan pajak dan kekuatan mata uang lokal terhadap dolar. Pertimbangan ini menyebabkan tingginya harga di India tahun lalu, setelah pemerintah menaikkan tarif ponsel pintar dari 15% menjadi 20%.
Varian 64 GB iPhone XS di India harganya sekitar US$430 lebih tinggi daripada Amerika Serikat.
"Perakitan di India penting bagi Apple karena berusaha menumbuhkan pendapatan di pasar India," kata Fitch Solution. (jnp/evn)