Dilansir dari Space.com, rencananya uji coba terbang tersebut akan dilakukan pada 17 Januari. Namun, jadwal itu mungkin tertunda karena penutupan sebagian pemerintah yang sedang berlangsung.
Pendiri dan CEO SpaceX Elon Musk mengisyaratkan bahwa penerbangan uji coba Crew Dragon, yang disebut Demo-1, bisa terbang lebih lambat dari target 17 Januari itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika semuanya berjalan dengan baik, SpaceX akan meluncurkan penerbangan awak pertamanya dengan astronot NASA Bob Behnken dan Doug Hurley. Penerbangan itu sebelumnya dijadwalkan berlangsung Juni 2019.
Lihat juga:Elon Musk Uji Coba 'Jalan Tol Bawah Tanah' |
SpaceX juga mengembangkan pesawat ruang angkasa yang lebih besar, yang disebut Starship, sebagai bagian dari upayanya untuk akhirnya menerbangkan orang ke Mars. Pesawat ruang angkasa yang dapat digunakan kembali itu akan mampu membawa sekitar 100 orang dalam penerbangan luar angkasa, dan akan meluncurkan roket besar (disebut Super Heavy) yang juga dirancang untuk dapat digunakan kembali. (age/age/age)